SIDOARJO – Direktur Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Mochammad Tanzil Multazam, terpilih sebagai anggota Board of Directors Crossref 2026. Kabar ini menjadi pencapaian membanggakan bagi UMSIDA sekaligus memperluas keterlibatan perguruan tinggi Indonesia dalam pengembangan ekosistem komunikasi ilmiah di tingkat internasional.
Pengumuman hasil pemilihan disampaikan melalui akun LinkedIn resmi Crossref pada 22 Oktober 2026. Dari tujuh kursi yang tersedia, enam diperuntukkan bagi perwakilan anggota kategori kecil dan menengah, sedangkan satu kursi lainnya bagi anggota kategori besar. Mochammad Tanzil Multazam terpilih dalam kelompok anggota kecil dan menengah bersama lima kandidat lainnya.

Baca Juga : Direktur Perpustakaan UMSIDA Jadi Kandidat Crossref Board Director 2026
Membawa Pengalaman Perpustakaan ke Tingkat Global
Keterpilihan Direktur Perpustakaan UMSIDA didukung pengalaman dalam pengembangan publikasi dan komunikasi ilmiah. Sejak 2016, Mochammad Tanzil Multazam telah terlibat dalam pengembangan publikasi ilmiah UMSIDA. Pengalaman tersebut mencakup pengelolaan DOI (Digital Object Identifier), metadata, repositori, serta dukungan terhadap publikasi ilmiah dan literasi penerbitan.
Selain menjalankan peran di lingkungan universitas, Direktur Perpustakaan UMSIDA juga berkontribusi dalam pengembangan komunitas publikasi ilmiah melalui Relawan Jurnal Indonesia (RJI), termasuk sebagai salah satu pendiri. Keterlibatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas pemanfaatan DOI dan meningkatkan pemahaman pengelola jurnal terhadap infrastruktur komunikasi ilmiah.
Pengalaman tersebut memberikan perspektif mengenai kebutuhan perguruan tinggi dan pengelola publikasi dalam membangun sistem ilmiah yang saling terhubung. Perspektif ini relevan bagi Crossref dalam mengembangkan layanan yang dapat memenuhi kebutuhan komunitas akademik dengan latar belakang dan kapasitas institusi yang beragam.

Baca Juga : Direktur Perpustakaan UMSIDA Dipercaya Menjadi Crossref GLS Consultant untuk Kawasan Asia
Memperkuat Infrastruktur Komunikasi Ilmiah
Crossref merupakan organisasi nirlaba yang menyediakan infrastruktur untuk menghubungkan publikasi ilmiah melalui DOI dan metadata. Infrastruktur tersebut membantu karya ilmiah lebih mudah ditemukan, diidentifikasi, dan dihubungkan dengan sumber informasi terkait.
Sebagai anggota Board of Directors, Direktur Perpustakaan UMSIDA akan menjadi bagian dari tata kelola organisasi yang turut menentukan arah strategis Crossref. Keterwakilan berbagai negara dan jenis institusi penting agar pengembangan infrastruktur komunikasi ilmiah dapat mempertimbangkan kebutuhan komunitas akademik secara lebih luas.
Bagi Perpustakaan UMSIDA, capaian ini mencerminkan perkembangan peran perpustakaan perguruan tinggi yang tidak hanya menyediakan akses informasi, tetapi juga berkontribusi dalam pengelolaan pengetahuan dan pengembangan publikasi ilmiah. Upaya memperkuat infrastruktur digital untuk mendukung penelitian tersebut sejalan dengan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur).
Keterhubungan publikasi ilmiah juga mendukung penyebaran pengetahuan yang dapat dimanfaatkan dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian, selaras dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas). Sementara itu, keterlibatan dalam organisasi internasional membuka ruang bagi pertukaran pengalaman dan kerja sama lintas institusi serta negara, sejalan dengan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan).
Terpilihnya Mochammad Tanzil Multazam sebagai anggota Board of Directors Crossref 2026 menjadi kebanggaan bagi Perpustakaan UMSIDA. Capaian ini sekaligus membuka peluang bagi pengalaman perguruan tinggi Indonesia untuk turut berkontribusi dalam pengembangan komunikasi ilmiah global yang semakin terhubung dan berkelanjutan.




