Sidoarjo, 28 Januari 2026 — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo terus memantapkan kolaborasi strategis dalam penguatan literasi data, pengembangan Pojok Statistik, serta dukungan terhadap program akademik dan penelitian. Komitmen tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang diselenggarakan pada Rabu (28/1).
Kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala BPS Kabupaten Sidoarjo, Mohamad Isma’il, S.Si., M.Ec.Dev., yang menegaskan pentingnya peran perguruan tinggi dalam pemanfaatan data statistik resmi untuk mendukung riset, pembelajaran, dan pengambilan kebijakan berbasis data.
Pojok Statistik yang menjadi salah satu fokus kolaborasi merupakan layanan unggulan dari Perpustakaan UMSIDA yang menyediakan akses, konsultasi, dan layanan statistik bagi sivitas akademika serta masyarakat umum. Layanan ini dirancang untuk membantu mahasiswa, dosen, dan peneliti dalam mengakses data statistik resmi, melakukan analisis, dan memperkuat kegiatan riset. Informasi lebih lengkap tentang layanan ini dapat dilihat di laman resmi Perpustakaan UMSIDA: https://library.umsida.ac.id/pojok-statistik/.
Rapat dilanjutkan dengan penyampaian laporan hasil kegiatan tahun 2025, pemaparan rencana kegiatan tahun 2026, serta penandatanganan rencana kegiatan tahun 2026 sebagai bentuk keberlanjutan kerja sama antara UMSIDA dan BPS Kabupaten Sidoarjo.

Salah satu agenda strategis yang dibahas adalah pengusulan rekomendasi Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) bagi mahasiswa yang berkontribusi aktif dalam kegiatan Pojok Statistik. Usulan ini disampaikan oleh Meutia Auliya Rahmah, SST, selaku perwakilan BPS Kabupaten Sidoarjo dan penanggung jawab Pojok Statistik, sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas keterlibatan mahasiswa dalam layanan statistik.
Diskusi dan sesi tanggapan dipandu oleh Wakil Rektor I UMSIDA, Prof. Dr. Hana Catur Wahyuni, S.T., M.T. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara UMSIDA dan BPS, baik melalui pemanfaatan hibah Dikti maupun keberlanjutan program kolaboratif yang telah berjalan sebelumnya.
Pimpinan BPS Kabupaten Sidoarjo juga menyampaikan sejumlah rencana strategis ke depan, antara lain keberlanjutan Pojok Statistik UMSIDA, pembentukan agen statistik sebagai perwakilan di Kabupaten Sidoarjo, pelaksanaan kegiatan webinar dan diskusi data secara luring dan daring, serta optimalisasi pemanfaatan data resmi yang dirilis BPS agar semakin berdampak bagi kegiatan akademik dan penelitian.

Selain itu, dibahas pula rencana pendataan perguruan tinggi di wilayah Kabupaten Sidoarjo terkait tenaga kerja dan tingkat pendapatan, melalui kerja sama antara BPS dan Dikti. Dalam struktur pengelolaan Pojok Statistik, Meutia Auliya Rahmah, SST ditetapkan sebagai penanggung jawab dari BPS dengan Chandra Sugiarto Lasambouw, SST., M.M. sebagai koordinator. Indeks Pembangunan Statistik (IPOTIK) yang saat ini berada pada angka 3,49 diharapkan dapat terus meningkat atau minimal dipertahankan melalui penguatan kolaborasi dan partisipasi aktif sivitas akademika.
Baca juga : Umsida Raih Penghargaan Terbaik 1 Pojok Statistik Nasional 2025
UMSIDA turut memaparkan berbagai layanan dan program yang berpotensi dikembangkan bersama, seperti Fortama, Ngulik, Sketsa, layanan statistik, Jago, Neliti, Ngetik Descan untuk pemerintah desa, praktisi mengajar, serta program magang mahasiswa, dengan jumlah peserta magang sebanyak 25 mahasiswa pada tahun 2025.
Sebagai bagian dari pembahasan lanjutan, muncul usulan untuk mengembangkan Pojok Statistik (Potik) menjadi Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), sekaligus sebagai unit profesional UMSIDA yang bergerak di bidang survei, basis data, pelatihan berbayar, dan penyelenggaraan kegiatan berskala nasional. Usulan ini akan dibahas lebih lanjut bersama Wakil Rektor III dan jajaran rektorat, mengingat perlunya proses regulasi dan legalitas internal.
Melalui pertemuan ini, UMSIDA dan BPS Kabupaten Sidoarjo berharap kolaborasi yang terjalin dapat memberikan dampak nyata dalam penguatan literasi data, peningkatan kualitas riset dan akademik, serta kontribusi berkelanjutan bagi mahasiswa dan masyarakat.




