Mulla Sadra

Resensi Buku

Judul               : Mulla Sadra

Pengarang      : Ahada Ramadhana

Penerbit          : DIVA Press

Tahun Terbit  : 2025

Di antara para filsuf Islam, ada yang namanya terdengar di ruang kuliah dan ada yang hanya berbisik di perpustakaan. Mulla Sadra termasuk yang kedua, padahal banyak pengkaji menempatkannya sebagai puncak tradisi filsafat Islam pada masa Safawi. Buku Mulla Sadra karya Ahada Ramadhana hadir untuk mengantar pembaca mengenalnya lewat dua pintu: biografi dan pandangan filsafatnya. Susunan sesederhana itu ternyata bijak. Kita lebih dulu bertemu manusianya, seorang pencari yang menempuh pendidikan di pusat keilmuan Isfahan, lalu menyepi dalam masa pengasingan dan perenungan, sebelum akhirnya bertemu pikirannya. Dengan begitu, filsafatnya tidak tampil sebagai rumus yang dingin, melainkan sebagai buah dari perjalanan batin dan intelektual yang panjang.

Dari pintu kedua itulah pembaca disambut gagasan-gagasan besar yang membuat Mulla Sadra istimewa. Ia dikenal dengan al-hikmah al-muta’aliyah atau hikmah transenden, sebuah upaya mempertemukan tiga jalan yang kerap dianggap berseberangan: penalaran filosofis, pengalaman mistik atau irfan, dan wahyu. Intinya terletak pada pandangan bahwa wujud (eksistensi) lebih mendasar daripada esensi, dan wujud itu sendiri bertingkat sekaligus bergerak. Dari sini lahir gagasan terkenalnya tentang gerak substansial (al-harakah al-jawhariyyah), bahwa bukan hanya sifat-sifat benda yang berubah, tetapi hakikat terdalamnya pun terus bergerak menuju kesempurnaan. Jika gagasan ini kita tarik ke dalam diri manusia, jiwa bukanlah sesuatu yang selesai sejak lahir, melainkan terus tumbuh dan menjadi.

Kelebihan buku ini terletak pada kemampuannya membuka pintu menuju bangunan pemikiran yang terkenal rumit. Pembagian isi yang ringkas membuat pembaca pemula dapat memperoleh peta awal tanpa harus langsung menghadapi karya-karya induk Mulla Sadra yang padat dan berlapis istilah. Bagi pembaca Indonesia, yang literatur berbahasa Indonesianya tentang filsuf ini masih terbatas, kehadiran buku semacam ini jelas berharga. Namun, justru karena hanya terdiri dari dua bagian, buku ini tentu belum dapat menjelaskan pemikiran Mulla Sadra secara mendalam. Konsep-konsep seperti prinsip kehakikian wujud, gerak substansial, dan kesatuan akal, yang diakal, dan yang mengakal menuntut uraian bertahap dan banyak contoh. Pembaca yang mengharapkan analisis kritis atau perbandingan dengan filsuf lain sebelumnya mungkin perlu melengkapinya dengan bacaan lanjutan.

Maka, buku ini layak direkomendasikan bagi mahasiswa dan peminat filsafat Islam yang ingin mengenal Mulla Sadra untuk pertama kalinya, pengajar yang membutuhkan bahan pengantar ringkas, serta pembaca umum yang penasaran pada pertemuan antara nalar, spiritualitas, dan wahyu. Ia ibarat gerbang kecil menuju taman yang luas, dan tugas kita sebagai pembaca adalah melangkah lebih jauh setelah melewatinya. Sebab pesan terdalam Mulla Sadra, dan barangkali buku ini, adalah bahwa manusia tidak pernah berhenti menjadi: ia terus bergerak, terus bertumbuh, dan terus mendekat pada hakikatnya sendiri.

Related Posts

Inovasi

Central Asia Corner: Warisan Intelektual Muslim Jalur Sutra di Perpustakaan UMSIDA
July 8, 2025
CICIP Buku: Inovasi Unik Perpustakaan UMSIDA Hadirkan Koleksi Lewat Video Singkat
July 23, 2024
Inovasi Statistik di Perpustakaan UMSIDA: Pojok Statistik Virtual dan Program Agen Statistik untuk Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa
May 17, 2024
HADIS: Inovasi Perpustakaan UMSIDA dalam Harmonisasi Diseminasi Ilmiah
May 3, 2024
Kesempatan Emas Bagi Dosen UMSIDA: Ikuti Hibah Buku Ajar dan Referensi 2024
March 25, 2024

Prestasi

Direktur Perpustakaan UMSIDA Jadi Kandidat Crossref Board Director 2026
September 30, 2026
Pojok Statistik UMSIDA Binaan BPS Kabupaten Sidoarjo Kembali Raih Terbaik 1 Nasional 2026
September 29, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dampingi 47 Jurnal Universitas Brawijaya Menuju Indeksasi Scopus
September 18, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Bekali Editor FISIB UTM Hadapi Tata Kelola dan Akreditasi Jurnal 2026
August 14, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dipercaya Menjadi Crossref GLS Consultant untuk Kawasan Asia
August 11, 2026

Kerjasama

Dari Laporan Warga ke Aksi Lapangan, Pojok Statistik Perpustakaan UMSIDA Kawal TERASI Wonoayu
October 14, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Jadi Kandidat Crossref Board Director 2026
September 30, 2026
Umsida Sambut Tim BPS dalam Field Evaluation Pojok Statistik: Perkuat Literasi Data dan Wujudkan Diktisaintek Berdampak
September 4, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Bekali Editor FISIB UTM Hadapi Tata Kelola dan Akreditasi Jurnal 2026
August 14, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dipercaya Menjadi Crossref GLS Consultant untuk Kawasan Asia
August 11, 2026

Kegiatan Literasi

Punya Impian Kuliah di Jerman? Kenali Jalur dan Peluang Beasiswanya!
October 15, 2026
Penasaran dengan Sastra Jerman? Temukan Lima Kisah Menarik lewat Buku-Buku Ini!
October 14, 2026
Baru Mau Membaca Sastra Jerman? Ini Cara Memulainya!
October 13, 2026
Kenalan dengan Goethe dan Kafka, Dua Nama Besar dalam Sastra Jerman
October 12, 2026
Perpustakaan UMSIDA Bekali Mahasiswa Strategi Menemukan Ide Penelitian dan Mengembangkan Topik Skripsi Berbasis Referensi Ilmiah
October 9, 2026

Agenda

There're no item that match your search criteria. Please try again with different keywords.