Kenalan dengan Goethe dan Kafka, Dua Nama Besar dalam Sastra Jerman

SIDOARJO — Sastra Jerman memiliki banyak cerita menarik yang mengangkat kehidupan manusia. Melalui puisi, drama, dan novel, pembaca dapat mengenal berbagai pemikiran, pengalaman, serta kehidupan masyarakat dari sudut pandang yang berbeda. Ada banyak penulis terkenal dalam Sastra Jerman, dua di antaranya adalah Johann Wolfgang von Goethe dan Franz Kafka. Goethe dikenal melalui karyanya yang berjudul Faust, sedangkan Kafka dikenal melalui Die Verwandlung atau Metamorfosis.

Meskipun memiliki gaya penulisan yang berbeda, keduanya menghadirkan cerita yang mengajak pembaca memahami kehidupan dan pengalaman manusia. Lalu, siapa sebenarnya Goethe dan Kafka, serta apa yang membuat karya mereka menarik hingga saat ini?

Gambar 1 Buku Goethe
Sumber : Alicja – pixabay

Baca Juga : Perpustakaan UMSIDA Bekali Mahasiswa Strategi Menemukan Ide Penelitian dan Mengembangkan Topik Skripsi Berbasis Referensi Ilmiah

Johann Wolfgang von Goethe: Tokoh Penting dalam Sastra Jerman

Johann Wolfgang von Goethe (1749–1832) merupakan seorang penulis, penyair, dan pemikir asal Jerman. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam perkembangan sastra Jerman. Karyanya mencakup puisi, drama, dan prosa.

Gambar 2 Potret Johann Wolfgang von Goethe
Sumber : Nicholas Boyle – Britannica

Salah satu karya terkenalnya adalah Faust, sebuah drama yang mengangkat kisah seorang tokoh bernama Faust yang berusaha memperoleh pengetahuan dan pengalaman lebih luas. Kisah ini mengajak pembaca memikirkan keinginan manusia, pilihan hidup, serta konsekuensi dari keputusan yang diambil.

Karya Goethe dapat menjadi pengantar bagi pembaca untuk mengenal perkembangan sastra Jerman sekaligus memahami berbagai pertanyaan tentang kehidupan manusia.

Franz Kafka: Mengangkat Pengalaman Manusia

Tokoh lainnya adalah Franz Kafka (1883–1924), penulis yang lahir di Praha dan menulis terutama dalam bahasa Jerman. Karya-karyanya sering menggambarkan pengalaman manusia ketika menghadapi situasi yang membingungkan, tekanan sosial, dan perasaan terasing.

Gambar 3 Potret Franz Kafka
Sumber : Atelier Schlosser & Wenisch – WikipediA

Salah satu karyanya yang terkenal adalah Die Verwandlung atau Metamorfosis. Cerita ini mengisahkan Gregor Samsa, seorang pria yang suatu hari terbangun dalam keadaan telah berubah menjadi makhluk menyerupai serangga.

Melalui situasi yang tidak biasa tersebut, Kafka menghadirkan cerita yang dapat mengajak pembaca memikirkan hubungan keluarga, tanggung jawab, dan cara seseorang diperlakukan oleh lingkungan sekitarnya.

Mengenal Sastra Melalui Karya Para Tokoh

Goethe dan Kafka menunjukkan bahwa karya sastra dapat menghadirkan beragam cara untuk melihat kehidupan. Pembaca tidak harus memahami teori sastra terlebih dahulu untuk mulai mengenal karya mereka. Membaca sinopsis, mengenali tokoh, dan memahami persoalan dalam cerita dapat menjadi langkah awal yang sederhana.

Gambar 4 Buku Faust Goethe
Sumber : The Nile

Bagi pembaca yang belum menguasai bahasa Jerman, karya terjemahan bahasa Indonesia dapat menjadi pilihan untuk mengenal cerita dan pemikiran para penulis tersebut.

Gambar 5 Buku Die Verwandlung Kafka
Sumber : Orig Pappband – WikipediA
Gambar 6 Buku METAMORPHOSIS Kafka
Sumber : Wyllie, David – Project Gutenberg

Perpustakaan dapat membantu pembaca menemukan informasi tentang penulis dan karya sastra dari berbagai negara. Melalui Faust dan Die Verwandlung (Metamorfosis), pembaca dapat memperluas wawasan sekaligus mengenal beragam sudut pandang tentang kehidupan. Ketertarikan terhadap Sastra Jerman juga bisa menjadi langkah awal untuk mengenal lebih jauh peluang pendidikan, beasiswa, dan dunia kerja di Jerman.(Octavia)

Baca Juga : Dari Cerita ke Budaya: Yuk, Mengenal Sastra Jerman Lebih Dekat!

Related Posts

Inovasi

Central Asia Corner: Warisan Intelektual Muslim Jalur Sutra di Perpustakaan UMSIDA
July 8, 2025
CICIP Buku: Inovasi Unik Perpustakaan UMSIDA Hadirkan Koleksi Lewat Video Singkat
July 23, 2024
Inovasi Statistik di Perpustakaan UMSIDA: Pojok Statistik Virtual dan Program Agen Statistik untuk Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa
May 17, 2024
HADIS: Inovasi Perpustakaan UMSIDA dalam Harmonisasi Diseminasi Ilmiah
May 3, 2024
Kesempatan Emas Bagi Dosen UMSIDA: Ikuti Hibah Buku Ajar dan Referensi 2024
March 25, 2024

Prestasi

Direktur Perpustakaan UMSIDA Jadi Kandidat Crossref Board Director 2026
September 30, 2026
Pojok Statistik UMSIDA Binaan BPS Kabupaten Sidoarjo Kembali Raih Terbaik 1 Nasional 2026
September 29, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dampingi 47 Jurnal Universitas Brawijaya Menuju Indeksasi Scopus
September 18, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Bekali Editor FISIB UTM Hadapi Tata Kelola dan Akreditasi Jurnal 2026
August 14, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dipercaya Menjadi Crossref GLS Consultant untuk Kawasan Asia
August 11, 2026

Kerjasama

Direktur Perpustakaan UMSIDA Jadi Kandidat Crossref Board Director 2026
September 30, 2026
Umsida Sambut Tim BPS dalam Field Evaluation Pojok Statistik: Perkuat Literasi Data dan Wujudkan Diktisaintek Berdampak
September 4, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Bekali Editor FISIB UTM Hadapi Tata Kelola dan Akreditasi Jurnal 2026
August 14, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dipercaya Menjadi Crossref GLS Consultant untuk Kawasan Asia
August 11, 2026
Perkuat Referensi Klinis Mahasiswa, Perpustakaan UMSIDA Resmi Langgan McGraw Hill Access Medicine
July 10, 2026

Kegiatan Literasi

Baru Mau Membaca Sastra Jerman? Ini Cara Memulainya!
October 13, 2026
Perpustakaan UMSIDA Bekali Mahasiswa Strategi Menemukan Ide Penelitian dan Mengembangkan Topik Skripsi Berbasis Referensi Ilmiah
October 9, 2026
Perpustakaan UMSIDA Perkuat Integritas Akademik Dosen melalui Pelatihan Turnitin dan Pencegahan Plagiarisme
October 9, 2026
Dari Cerita ke Budaya: Yuk, Mengenal Sastra Jerman Lebih Dekat!
October 9, 2026
Direktur Perpustakaan UMSIDA Dampingi 47 Jurnal Universitas Brawijaya Menuju Indeksasi Scopus
September 18, 2026

Agenda

There're no item that match your search criteria. Please try again with different keywords.