SIDOARJO – Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali menunjukkan komitmen berkelanjutannya dalam memperkuat keterbukaan informasi publik, literasi data nasional, serta penyediaan fasilitas akademik berstandar tinggi. Pada Rabu, 02 September 2026, Kampus Umsida Sidoarjo secara resmi menyambut kedatangan Tim Evaluator dari Badan Pusat Statistik (BPS) dalam rangka agenda peninjauan dan penilaian lapangan (Field Evaluation – FE) Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.
Kedatangan tim BPS tersebut disambut dengan hangat oleh jajaran pimpinan rektorat, pimpinan fakultas, ketua program studi, tim pengelola Pojok Statistik Umsida, serta puluhan mahasiswa yang bergabung sebagai Agen Statistik. Tim Evaluator BPS yang hadir secara langsung di lokasi terdiri dari dua ahli dan praktisi statistik, yaitu Lewis Anggi, SST dan Alifa Putri Wijaya, S.Tr.Stat..
Kegiatan Field Evaluation ini merupakan salah satu tahapan paling krusial dalam rangkaian penilaian serta pemantauan berkelanjutan yang diselenggarakan oleh BPS terhadap Pojok Statistik di berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Evaluasi ini bertujuan untuk mengukur secara komprehensif performa operasional, efektivitas layanan literasi data, tingkat keterlibatan civitas akademika, serta dampak kelembagaan yang berhasil diciptakan oleh Pojok Statistik Umsida selama satu tahun berjalan.

Mendorong Budaya Sadar Data dan Literasi Statistik di Lingkungan Perguruan Tinggi
Program Pojok Statistik merupakan bentuk kerja sama strategis antara Badan Pusat Statistik dan perguruan tinggi untuk mendekatkan data statistik berkualitas, tepercaya, dan akurat kepada civitas akademika serta masyarakat umum. Di tengah era pesatnya perkembangan teknologi informasi dan melimpahnya arus informasi (data deluge), kemampuan literasi data (data literacy) menjadi fondasi utama bagi para akademisi baik dosen maupun mahasiswa dalam menyusun riset ilmiah yang kredibel, objektif, serta berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat (evidence-based policy and research).
Dalam sambutan pembukaannya, pimpinan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kunjungan, pembinaan, serta kolaborasi erat yang terjalin bersama BPS Sidoarjo maupun BPS Provinsi Jawa Timur. Umsida, yang saat ini telah mengantongi akreditasi institusi UNGGUL, berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan fasilitas pendukung pembelajaran yang adaptif, modern, dan bermanfaat luas. Umsida menegaskan bahwa Pojok Statistik tidak sekadar difungsikan sebagai ruang baca pasif, melainkan sebagai pusat edukasi, tempat konsultasi ilmiah, dan tempat lahirnya inovasi riset berbasis statistik.
“Keberadaan Pojok Statistik di lingkungan Umsida merupakan sarana yang sangat vital bagi seluruh dosen dan mahasiswa dalam mengakses data-data resmi pembangunan nasional secara mudah, akurat, cepat, dan legal. Kami berharap melalui momentum Field Evaluation ini, Umsida mendapatkan evaluasi yang komprehensif serta masukan konstruktif agar kualitas layanan Pojok Statistik kami semakin meningkat, semakin inovatif, dan memberikan dampak nyata (impactful) selaras dengan ajakan Diktisaintek Berdampak,” pukas pimpinan Umsida yaitu wakil rektor 1.
Pelaksanaan Field Evaluation: Penilaian Komprehensif dan Verifikasi Lapangan
Proses Field Evaluation (FE) diawali di ruang pertemuan utama dengan sesi pemaparan laporan kinerja oleh pengelola Pojok Statistik Umsida. Dalam pemaparan materi tersebut, dipaparkan berbagai capaian indikator kinerja utama, mencakup tingkat kunjungan pemustaka, frekuensi layanan konsultasi statistik, inovasi program edukasi rutin, integrasi data BPS dalam pengerjaan riset dosen dan tugas akhir mahasiswa, hingga pelaksanaan program pendukung seperti workshop pengolahan data menggunakan berbagai software statistik dan pembinaan berkelanjutan bagi para Agen Statistik Mahasiswa. Setelah pemaparan laporan, Tim Evaluator BPS yang dipimpin oleh Lewis Anggi, SST dan Alifa Putri Wijaya, S.Tr.Stat. melakukan inspeksi dan verifikasi lapangan secara langsung ke ruangan Pojok Statistik Umsida. Penilaian lapangan ini mencakup lima dimensi utama penilaian standar BPS, yaitu: (1). Kelengkapan Sarana, Prasarana, dan Aksesibilitas: Evaluasi terhadap kenyamanan tata ruang (layout), ketersediaan unit komputer terintegrasi (hardware), keandalan koneksi internet, serta kemudahan akses pengguna terhadap aplikasi dan database statistik digital BPS. (2). Kualitas Layanan dan Standar Operasional: Verifikasi terhadap penerapan Prosedur Operasional Standar (SOP) pelayanan, tingkat keandalan petugas dalam melayani kebutuhan data pengguna, ketersediaan katalog publikasi statistik baik bentuk cetak maupun digital, serta efektivitas saluran konsultasi online dan offline. (3). Inovasi Program Kerja dan Keterlibatan Publik: Penilaian terhadap keaktifan Pojok Statistik Umsida dalam merancang kegiatan kreatif, seperti webinar literasi data, pelatihan analisis data gratis, kompetisi infografis, pembuatan konten edukasi di media sosial, hingga produksi podcast sains data. (4). Peran dan Kompetensi Agen Statistik (Agen Stas): Sesi wawancara interaktif dan uji pengetahuan bersama para mahasiswa yang terpilih sebagai Agen Statistik Umsida. Sesi ini dirancang untuk mengukur sejauh mana kompetensi serta efektivitas peran agen dalam memberikan pendampingan teman sebaya (peer-to-peer mentoring) dalam hal pencarian dan pemanfaatan data statistik. (5). Dampak Kelembagaan dan Sinergi Akademik: Mengukur tingkat pemanfaatan data BPS oleh mahasiswa dan dosen dalam penyusunan jurnal bereputasi, skripsi, disertasi, riset kebijakan daerah, hingga program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tematik berbasis data.

Apresiasi dan Catatan Konstruktif dari Tim Evaluator BPS
Di sela-sela proses pemeriksaan dokumen dan fasilitas, Lewis Anggi, SST menyampaikan apresiasinya atas antusiasme, kesiapan, serta komitmen tinggi yang ditunjukkan oleh pengelola dan pimpinan Umsida dalam mengoptimalkan peran Pojok Statistik. Menurutnya, kepedulian institusi pendidikan tinggi terhadap kemudahan akses data statistik merupakan kunci utama lahirnya peneliti-peneliti muda yang berdaya saing dan memiliki pemikiran kritis berbasis fakta.
“Kami sangat mengapresiasi keaktifan dan kesiapan Pojok Statistik Umsida dalam penilaian evaluasi lapangan kali ini. Kolaborasi antara BPS dan perguruan tinggi melalui Pojok Statistik dirancang agar data statistik yang diproduksi oleh BPS tidak hanya berhenti dalam bentuk laporan atau angka saja, tetapi benar-benar diolah, dianalisis, dan dimanfaatkan secara nyata untuk mendukung pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat,” ungkap Lewis Anggi.
Sementara itu, Alifa Putri Wijaya, S.Tr.Stat. memberikan perhatian khusus pada keaktifan para Agen Statistik Mahasiswa di Umsida. “Agen Statistik merupakan garda terdepan dalam mengedukasi dan menularkan semangat sadar data di kalangan mahasiswa. Dalam evaluasi hari ini, kami melihat semangat, pemahaman, dan dedikasi yang sangat luar biasa dari teman-teman Agen Statistik Umsida. Keterlibatan aktif mahasiswa inilah yang menjadi kekuatan utama dan nilai tambah dalam Field Evaluation ini,” tuturnya dengan penuh optimisme.

Sinergi Umsida dan BPS: Menuju Perguruan Tinggi Berdampak dan Berprestasi
Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terkemuka di Jawa Timur yang telah terakreditasi Unggul, Universitas Muhammadiyah Sidoarjo senantiasa berkomitmen untuk menghadirkan iklim akademik yang responsif terhadap dinamika zaman. Integrasi layanan Pojok Statistik dengan semangat Diktisaintek Berdampak menjadi sarana krusial dalam menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan riil pembangunan daerah dan nasional.
Melalui penyelenggaraan Field Evaluation ini, Umsida berharap Pojok Statistik Umsida dapat meraih hasil penilaian terbaik di tingkat nasional. Namun lebih dari sekadar perolehan nilai dan penghargaan, berbagai saran dan rekomendasi dari tim evaluator akan dijadikan pijakan strategis bagi Umsida untuk terus melakukan penyempurnaan layanan, meningkatkan kapasitas Agen Statistik, serta memperluas jangkauan kerja sama riset berbasis data BPS di masa depan.
Seluruh rangkaian acara Field Evaluation Pojok Statistik Umsida ini berlangsung dengan lancar, komunikatif, dan penuh semangat kebersamaan. Acara ditutup dengan sesi penyampaian rumusan sementara hasil evaluasi, penyerahan cenderamata kenang-kenangan, serta foto bersama antara pimpinan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo dan Tim Evaluator Badan Pusat Statistik. Dengan terlaksananya evaluasi ini, Umsida semakin mengukuhkan perannya sebagai perguruan tinggi unggul yang siap mencetak generasi terdidik, berwawasan data, dan berkontribusi nyata bagi bangsa. (Atikha)




