Sidoarjo, 30 Juni 2026 – Pojok Statistik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menerima kunjungan studi banding dari Pojok Statistik Universitas Telkom Kampus Surabaya sebagai upaya memperkuat literasi statistik melalui pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik baik dalam pengelolaan Pojok Statistik di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas wawasan sekaligus meningkatkan kualitas layanan literasi data yang berorientasi pada kebutuhan sivitas akademika.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan kedua institusi, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan profil, program kerja, serta berbagai capaian yang telah diraih masing-masing Pojok Statistik. Dalam kesempatan tersebut, Pojok Statistik UMSIDA memperkenalkan sejumlah program unggulan, di antaranya Ngulik Data, pembinaan Agen Statistik, layanan konsultasi statistik, hingga berbagai kegiatan literasi data yang telah dilaksanakan. UMSIDA juga membagikan pengalamannya sebagai Pojok Statistik Terbaik Kategori Binaan BPS Kabupaten Tahun 2025, yang menjadi salah satu praktik baik dalam pengembangan layanan statistik di perguruan tinggi.
Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan mengangkat berbagai strategi penguatan literasi statistik. Dr. Suprianto, S.SI., M.Si., CSA., selaku Koordinator Pojok Statistik UMSIDA, menjelaskan pengalaman dalam menghadirkan narasumber internasional pada berbagai kegiatan literasi melalui pemanfaatan jejaring profesional seperti LinkedIn serta dukungan jaringan Badan Pusat Statistik (BPS). Strategi tersebut membuka peluang bagi mahasiswa untuk memperoleh wawasan langsung dari praktisi dan akademisi internasional mengenai perkembangan ilmu statistik dan pemanfaatan data di berbagai bidang.
Dalam kesempatan yang sama, Chandra Sugiarto Lasambouw, SST., M.M., selaku Koordinator Pojok Statistik dari BPS Kabupaten Sidoarjo, menekankan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan BPS dalam membangun budaya literasi statistik. Menurutnya, kolaborasi yang terjalin selama ini tidak hanya mendukung penyelenggaraan berbagai kegiatan edukatif, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan survei dan program statistik yang diselenggarakan BPS.
Salah satu topik yang mendapat perhatian peserta adalah pengembangan Agen Statistik sebagai duta literasi data di lingkungan kampus. Melalui seminar, webinar, pelatihan, serta keterlibatan dalam berbagai kegiatan lapangan, mahasiswa didorong untuk meningkatkan kemampuan dalam memahami, mengolah, dan menginterpretasikan data statistik secara tepat. Program ini diharapkan mampu membentuk generasi yang memiliki kemampuan berpikir berbasis data (data-driven) dalam mendukung pengambilan keputusan dan penyelesaian berbagai permasalahan di masyarakat.

Selain itu, kedua Pojok Statistik juga saling berbagi pengalaman mengenai pelaksanaan Program Desa Cantik (Desa Cinta Statistik). Diskusi mencakup berbagai inovasi, tantangan, serta strategi implementasi program sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan data di tingkat desa. Pertukaran pengalaman tersebut memberikan wawasan baru bagi kedua institusi dalam mengembangkan program literasi statistik yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan studi banding ini, Pojok Statistik UMSIDA dan Universitas Telkom Kampus Surabaya tidak hanya mempererat hubungan antarlembaga, tetapi juga memperkuat komitmen bersama dalam membangun budaya literasi statistik di perguruan tinggi. Diharapkan hasil diskusi dan praktik baik yang dibagikan dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan program-program literasi data yang semakin inovatif, sehingga mampu meningkatkan kompetensi sivitas akademika dalam memanfaatkan data secara kritis, akurat, dan bertanggung jawab sebagai dasar pengambilan keputusan di era digital.
baca juga: Umsida Raih Penghargaan Terbaik 1 Pojok Statistik Nasional 2025




