Filsafat Rene Descartes

Resensi Buku

Judul              : Filsafat Rene Descartes

Pengarang    : Frederick Copleston

Penerbit         : BasaBasi 

Tahun Terbit : 2021

Buku Filsafat René Descartes karya Frederick Copleston merupakan kajian penting mengenai pemikiran René Descartes sebagai pelopor filsafat modern dan rasionalisme Barat. Melalui pendekatan historis dan filosofis, Copleston menjelaskan bagaimana Descartes membangun dasar baru bagi ilmu pengetahuan dan filsafat modern melalui rasio, metode berpikir sistematis, serta pencarian kepastian pengetahuan.

René Descartes lahir di Prancis pada tahun 1596 dan hidup pada masa transisi besar dari abad pertengahan menuju modernitas. Ia menempuh pendidikan di sekolah Jesuit La Flèche dan mempelajari filsafat skolastik, matematika, serta ilmu pengetahuan klasik. Namun, Descartes merasa tidak puas terhadap sistem pemikiran lama yang dianggap terlalu bergantung pada otoritas tradisi. Pengalaman intelektual dan pengembaraannya di berbagai wilayah Eropa mendorongnya mengembangkan metode berpikir baru yang menempatkan rasio sebagai dasar utama pengetahuan.

Menurut Copleston, inti filsafat Descartes terletak pada metode keraguan (methodic doubt). Descartes meragukan segala sesuatu untuk menemukan pengetahuan yang benar-benar pasti. Dari proses tersebut lahirlah pernyataan terkenal Cogito ergo sum (“Aku berpikir, maka aku ada”). Pernyataan ini menjadi dasar filsafat modern karena menempatkan kesadaran manusia sebagai titik awal pengetahuan. Descartes juga mengembangkan rasionalisme dengan keyakinan bahwa pengetahuan sejati harus diperoleh melalui akal dan metode yang jelas seperti matematika. Ia menyusun empat prinsip metode berpikir: menerima hanya hal yang jelas, membagi persoalan menjadi bagian kecil, menyusun pemikiran secara bertahap, dan memeriksa kembali seluruh proses berpikir.

Selain itu, Descartes mengemukakan konsep dualisme yang membedakan antara res cogitans (jiwa atau pikiran) dan res extensa (materi atau tubuh). Pemikiran ini sangat berpengaruh dalam perkembangan filsafat, psikologi, dan ilmu pengetahuan modern.

Copleston menilai Descartes sebagai tokoh penting yang membuka jalan bagi lahirnya filsafat modern melalui penekanan pada rasio dan subjektivitas. Namun, ia juga memberikan beberapa kritik. Menurut Copleston, metode keraguan Descartes terlalu berpusat pada individu sehingga berpotensi melahirkan subjektivisme. Selain itu, dualisme jiwa dan tubuh menimbulkan persoalan filosofis mengenai hubungan antara pikiran dan materi.

Meskipun demikian, Copleston tetap mengakui bahwa Descartes berhasil membangun dasar penting bagi perkembangan epistemologi, rasionalisme, dan metode ilmiah modern.

Kelebihan buku ini terletak pada penjelasan Copleston yang sistematis, historis, dan mudah diikuti meskipun membahas tema filsafat yang kompleks. Buku ini membantu pembaca memahami hubungan antara kehidupan Descartes, konteks sejarah, dan perkembangan gagasannya. Namun membaca buku ini mungkin terasa agak berat bagi pembaca pemula, karena menggunakan istilah filosofis dan pembahasan konseptual yang mendalam.

Secara keseluruhan, Filsafat René Descartes karya Frederick Copleston merupakan buku penting untuk memahami lahirnya filsafat modern dan pengaruh besar Descartes terhadap perkembangan pemikiran Barat. Copleston berhasil menghadirkan Descartes sebagai filsuf yang membangun fondasi rasionalisme, metode ilmiah, dan epistemologi modern. Buku ini sangat relevan bagi mahasiswa, akademisi, maupun pembaca umum yang ingin memahami akar pemikiran modern secara lebih mendalam.

 

Related Posts

Peningkatan Kapasitas Pengelola Jurnal Ilmiah UMSIDA Melalui Workshop Sinkronisasi SINTA, GARUDA, dan Akreditasi ARJUNA

https://library.umsida.ac.id/ – Dalam upaya memperkuat ekosistem publikasi ilmiah serta meningkatkan...

Podcast Biru UMSIDA Kupas Penentuan Nisbah Mudharabah pada Perbankan Syariah Indonesia

https://library.umsida.ac.id/ — Direktorat Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) kembali menghadirkan...

Inovasi

Central Asia Corner: Warisan Intelektual Muslim Jalur Sutra di Perpustakaan UMSIDA
July 8, 2025
CICIP Buku: Inovasi Unik Perpustakaan UMSIDA Hadirkan Koleksi Lewat Video Singkat
July 23, 2024
Inovasi Statistik di Perpustakaan UMSIDA: Pojok Statistik Virtual dan Program Agen Statistik untuk Meningkatkan Partisipasi Mahasiswa
May 17, 2024
HADIS: Inovasi Perpustakaan UMSIDA dalam Harmonisasi Diseminasi Ilmiah
May 3, 2024
Kesempatan Emas Bagi Dosen UMSIDA: Ikuti Hibah Buku Ajar dan Referensi 2024
March 25, 2024

Prestasi

Raih Pengakuan Global, Perpustakaan Umsida Diundang dalam Sesi Khusus THESDG pada GSDCongress 2026
July 1, 2026
Dari Bangkok ke Singapura, Crossref Kembali Dukung Kiprah Global Direktur Perpustakaan UMSIDA
June 16, 2026
UMSIDA Library Tembus 100 Ribu Viewer, Literasi Hadir Lebih Dekat Lewat YouTube
June 12, 2026
Tiga Tahun Menyebarkan Pengetahuan, UMSIDA Preprints Server Tembus Setengah Juta Pengunjung
June 10, 2026
UMSIDA Tembus OATD: Karya Ilmiah Mahasiswa Kini Mendunia
April 24, 2026

Kerjasama

Perkuat Referensi Klinis Mahasiswa, Perpustakaan UMSIDA Resmi Langgan McGraw Hill Access Medicine
July 10, 2026
Perkuat Kolaborasi, Pojok Statistik UMSIDA Terima Kunjungan Studi Banding Universitas Telkom Surabaya
July 2, 2026
Dari Bangkok ke Singapura, Crossref Kembali Dukung Kiprah Global Direktur Perpustakaan UMSIDA
June 16, 2026
Pembelajaran Kontekstual melalui Observasi Arsip Elektronik di Lingkungan Perpustakaan
April 29, 2026
Perpustakaan UMSIDA Jalin Kerja Sama dengan PressReader, Akses Ribuan Majalah dan Koran Dunia Kini Lebih Mudah
April 2, 2026

Kegiatan Literasi

Akselerasi Reputasi Global: Sinergi Direktorat Perpustakaan dan DKUI UMSIDA dalam Workshop Pemeringkatan Internasional PTMA 2026
July 27, 2026
Peningkatan Kapasitas Pengelola Jurnal Ilmiah UMSIDA Melalui Workshop Sinkronisasi SINTA, GARUDA, dan Akreditasi ARJUNA
July 23, 2026
Podcast Biru UMSIDA Kupas Penentuan Nisbah Mudharabah pada Perbankan Syariah Indonesia
July 17, 2026
Memahami Ekonomi Islam Lebih Utuh melalui Podcast Bedah Buku UMSIDA
July 9, 2026
Di FORCE2026, Direktur Perpustakaan UMSIDA Tekankan Peran Komunitas Lokal dalam Menutup Kesenjangan Open Access
July 7, 2026