https://library.umsida.ac.id/ — Nyeri persalinan merupakan salah satu pengalaman paling intens yang dirasakan perempuan. Namun, nyeri tersebut dapat dikelola melalui pendekatan nonfarmakologis yang aman, sederhana, dan mudah diterapkan. Topik ini menjadi pembahasan menarik dalam kegiatan Publikasi Bereputasi UMSIDA yang mengulas artikel berjudul “Reducing Labor Pain Intensity within First Stage Active Phase through Hegu LI 4 Acupressure and Quranic Recital Method”.
Kegiatan ini menghadirkan Hanindia A. Rosanti, S.IIP. sebagai moderator dan Dr. Nurul Azizah, S.Keb., Bd., M.Sc. sebagai pembedah artikel. Diskusi berlangsung pada Kamis, 18 Juni 2026 pukul 13.00 WIB dengan mengangkat isu penting mengenai upaya mengurangi nyeri persalinan pada fase aktif kala I.
Artikel yang dibahas meneliti efektivitas dua metode nonfarmakologis, yaitu akupresur pada titik Hegu LI 4 dan lantunan Al-Qur’an Surah Ar-Rahman. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan pretest dan posttest pada kelompok kontrol non-ekuivalen. Sebanyak 60 ibu bersalin dilibatkan dalam penelitian, terdiri atas 30 ibu pada kelompok akupresur Hegu LI 4 dan 30 ibu pada kelompok lantunan Surah Ar-Rahman.
Tingkat nyeri persalinan diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua metode sama-sama mampu membantu menurunkan intensitas nyeri persalinan. Namun, penurunan nyeri pada kelompok akupresur Hegu LI 4 lebih tinggi dibandingkan kelompok lantunan Surah Ar-Rahman. Rata-rata penurunan nyeri pada kelompok akupresur mencapai 3,03 ± 0,718, sedangkan pada kelompok lantunan Al-Qur’an sebesar 2,57 ± 1,006. Perbedaan tersebut dinyatakan signifikan secara statistik dengan nilai p < 0,007.
Lihat juga: Podcast Biru UMSIDA Kupas Inovasi PLS SEM KKC untuk Dorong Publikasi Bereputasi
Dalam pemaparannya, Dr. Nurul Azizah, S.Keb., Bd., M.Sc. menyampaikan bahwa temuan ini memberikan gambaran penting mengenai perlunya pengembangan terapi pendukung dalam pelayanan kebidanan. Menurutnya, nyeri persalinan tidak hanya berkaitan dengan aspek fisik, tetapi juga kondisi psikologis ibu selama proses melahirkan.
“Pendekatan nonfarmakologis seperti akupresur dan lantunan Al-Qur’an memiliki nilai penting karena relatif aman, mudah diterapkan, dan dapat membantu ibu merasa lebih nyaman selama persalinan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa akupresur Hegu LI 4 memiliki efek penurunan nyeri yang lebih besar, tetapi lantunan Surah Ar-Rahman juga tetap memiliki potensi sebagai dukungan spiritual dan psikologis bagi ibu bersalin,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa penggunaan titik Hegu LI 4 dalam akupresur menarik untuk dikaji lebih lanjut karena teknik ini dapat menjadi alternatif pendamping dalam manajemen nyeri persalinan, khususnya pada fasilitas kesehatan yang ingin mengoptimalkan metode alami dan minim intervensi obat.
Selain itu, Dr. Nurul Azizah menilai bahwa artikel ini memiliki kontribusi praktis bagi tenaga kesehatan, terutama bidan, dalam memberikan pelayanan persalinan yang lebih holistik. Terapi nonfarmakologis tidak hanya membantu mengurangi nyeri, tetapi juga dapat meningkatkan rasa tenang, kenyamanan, dan kesiapan ibu dalam menghadapi proses persalinan.
Melalui pembahasan ini, kegiatan Publikasi Bereputasi UMSIDA tidak hanya memperkenalkan hasil penelitian ilmiah, tetapi juga mendorong sivitas akademika untuk memahami bagaimana artikel bereputasi dapat memberikan manfaat nyata bagi praktik kesehatan masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa akupresur Hegu LI 4 dan lantunan Surah Ar-Rahman dapat menjadi pilihan terapi pendukung untuk mengurangi nyeri persalinan, dengan efektivitas akupresur yang lebih dominan dalam menurunkan intensitas nyeri pada fase aktif kala I.
Simak selengkapnya:
Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=Et5lzpDhpVQ&t=5s
Spotify: https://open.spotify.com/episode/6t1mENRtSd0i8RPbioKXQ5?si=VzuMn6pZQxyJoLctsuqMvw
Noice: https://open.noice.id/content/b7fa0c46-2a14-4547-8121-d48493e1fb5e
Reducing Labor Pain Intensity within First Stage Active Phase through Hegu LI 4 Acupressure and Quranic Recital Method
URL: https://e-journal.unair.ac.id/JNERS/article/view/20556
Lihat juga: Dari Komposit Aluminium ke Inovasi Brake Drum Masa Depan

