https://library.umsida.ac.id/ — Debu dalam proses produksi kerupuk tidak hanya menjadi persoalan kebersihan ruang kerja, tetapi juga berkaitan erat dengan kenyamanan pekerja, efektivitas proses produksi, serta kualitas lingkungan manufaktur. Isu tersebut menjadi pembahasan menarik dalam kegiatan Podcast Biru: Publikasi Bereputasi UMSIDA yang mengangkat tema “Inovasi Filter Debu untuk Produksi Kerupuk yang Lebih Bersih”.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 02 Juli 2026 pukul 13.00 WIB dengan menghadirkan Dr. Wiwik Sulistiyowati, ST., MT. sebagai pembedah artikel. Diskusi dipandu oleh Irta Fiddinia, S.I.Pust. sebagai moderator. Podcast ini membahas artikel tentang ide redesain alat filter debu pada proses pembuatan kerupuk gerandong menggunakan pendekatan Root Cause Analysis (RCA) dan Design for Assembly (DFA).
Dalam pembahasannya, Dr. Wiwik menjelaskan bahwa proses produksi kerupuk gerandong memiliki tantangan tersendiri, terutama pada munculnya debu dari aktivitas produksi. Apabila tidak dikelola dengan baik, debu dapat mengganggu kenyamanan kerja, menurunkan kebersihan area produksi, serta berpotensi memengaruhi efisiensi kerja. Oleh karena itu, diperlukan inovasi alat yang sederhana, mudah diterapkan, dan mampu membantu proses produksi berjalan lebih bersih.
Menurut Dr. Wiwik, penggunaan metode Root Cause Analysis (RCA) menjadi penting karena metode ini membantu mengidentifikasi akar penyebab munculnya permasalahan dalam proses produksi. Dengan mengetahui sumber masalah secara tepat, solusi yang dirancang tidak hanya bersifat sementara, tetapi dapat menyentuh inti persoalan yang terjadi di lapangan.
“Permasalahan debu dalam produksi tidak cukup hanya dilihat dari hasil akhirnya saja. Kita perlu memahami dari mana debu itu muncul, mengapa bisa mengganggu proses, dan bagaimana alat bantu dapat dirancang agar lebih sesuai dengan kebutuhan produksi,” jelas Dr. Wiwik dalam pembahasannya.
Lihat juga: Sentuhan Akupresur dan Lantunan Suci untuk Persalinan Lebih Nyaman
Selain RCA, artikel tersebut juga menggunakan pendekatan Design for Assembly (DFA). Pendekatan ini berfokus pada bagaimana sebuah alat dapat dirancang agar lebih mudah dirakit, digunakan, dirawat, dan diterapkan dalam proses produksi. Dalam konteks alat filter debu, DFA membantu menghasilkan desain yang lebih praktis dan efisien sehingga dapat digunakan oleh pelaku produksi tanpa menambah beban kerja yang berlebihan.
Dr. Wiwik menilai bahwa inovasi filter debu ini menunjukkan bahwa perbaikan dalam dunia manufaktur tidak selalu harus dimulai dari teknologi yang rumit. Inovasi sederhana, jika dirancang berdasarkan analisis masalah yang tepat, dapat memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas proses produksi.
“Redesain alat filter debu ini menjadi contoh bahwa inovasi dapat lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Ketika alat dibuat lebih mudah digunakan dan sesuai dengan kondisi produksi, maka manfaatnya bisa langsung dirasakan, baik oleh pekerja maupun proses produksi secara keseluruhan,” ungkapnya.
Melalui diskusi ini, peserta diajak memahami bahwa kebersihan lingkungan produksi merupakan bagian penting dari upaya peningkatan kualitas manufaktur. Produksi yang bersih tidak hanya menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman, tetapi juga mendukung efisiensi, keamanan, dan keberlanjutan usaha.
Podcast Biru ini juga menjadi sarana diseminasi hasil publikasi ilmiah UMSIDA agar dapat dipahami secara lebih luas oleh masyarakat. Melalui pembahasan artikel bereputasi, kegiatan ini menunjukkan bahwa hasil penelitian tidak hanya berhenti pada publikasi akademik, tetapi juga dapat menjadi inspirasi bagi solusi praktis di dunia industri dan usaha kecil menengah.
Youtube: https://www.youtube.com/watch?v=_flo6Xx8RqM
Spotify: https://open.spotify.com/episode/7A8zR296Uf4lZNOsf7HCyC?si=Kq7EKfRjQSGflZzM6G9lPQ
Noice: https://open.noice.id/content/075db0f0-4691-48ae-b579-a924056767ae
Dengan adanya inovasi filter debu pada produksi kerupuk gerandong, diharapkan pelaku usaha dapat lebih memperhatikan aspek kebersihan, kenyamanan kerja, dan efektivitas proses produksi. Pembahasan ini sekaligus menegaskan bahwa penelitian terapan memiliki peran penting dalam menjawab kebutuhan industri secara nyata, sederhana, dan berkelanjutan.
A New Redesign Idea for Dust Filter Tool Used in Gerandong Crackers Manufacturing Process Based on Root Cause Analysis (RCA) and Design for Assembly (DFA) Approach
URL:https://www.researchgate.net/publication/325735724_A_new_redesign_idea_for_dust_filter_tool_used_in_gerandong_crackers_manufacturing_process_based_on_root_cause_analysis_RCA_and_design_for_assembly_DFA_approach
Lihat juga: Dari Komposit Aluminium ke Inovasi Brake Drum Masa Depan




